9 Sungai Paling Menantang Untuk Arung Jeram di Indonesia


pekalenPenghobi Rafting Wajib Cobain Jeram-jeram ini

Arung Jeram atau bahasa kerenya Rafting, adalah sebuah aktifitas yang memadukan unsur petualangan adventure, edukasi, olah raga dan rekreasi dengan mengarungi alur sungai yang ber “jeram” menggunakan media boot karet, dayung, kayak, dan kano.

Selain menguji nyali, aktifitas rafting juga beresiko, namun asal mengikuti intruksi yang di berikan pemandu, maka semua akan aman. namun selain nyali, kondisi fisik yang prima juga sangat di sarankan untuk dijaga agar bisa melewati tiap rintangan yang ada.

Di Indonesia sendiri banyak sekali sungai yang bisa di manfaatkan untuk olahraga ekstream seperti ini. Dan berikut ini adalah 9 sungai di Indonesia yang sering di gunakan untuk olahraga Arung Jeram:

1. Sungai Citarik – Sukabumi

Jalur dengan bebatuan besar menjadi ciri khas dari Sungai Citarik. Terdapat paket dengan jarak bervariasi, dari 5 km, 9 km, 13 km, hingga yang terjauh 17 km. Harga dan fasilitas berbeda oleh setiap penyelenggara jasa rafting.

2. Sungai Pekalen – Probolinggo

 

Jeram Sungai Pekalen memiliki grade II sampai III+, masih dalam batas aman bagi pemula dengan pemandu.

Rafting Pekalen dibagi menjadi 3 bagian untuk rafting, ada Pekalen Atas, Pekalen Tengah dan Pekalen Bawah. Jarak dari trip rafting berbeda. Untuk Pekalen Atas tripnya 12 km, Pekalen Tengah 7 km dan Pekalen Bawah 10 km. Anda dapat melihat 10 air terjun hingga Gua Kelelawar.

3. Sungai Citatih – Sukabumi

Jeram Sungai Citatih terletak di Desa Bojongkerta, Kab Sukabumi. Sungai Citatih masuk ke dalam grade III – IV. Tidak mudah, kuncinya dengarkan aba-aba dari pemandu berpengalaman.

Terdapat tiga paket jeram berbeda dengan jarak 9 km, 12 km, hingga 21 km. Sungai Citatih memiliki lebih dari 20 jeram yang memiliki keunikan masing-masing. Selama rafting, Anda akan disuguhi langsung oleh pemandangan alam, biawak di pinggir sungai, sampai penduduk asli di tepi sungai.

4. Sungai Elo – Magelang

Jeram Sungai Elo terletak di Magelang. Untuk tingkat kesulitannya Jeram ini sedikit lebih mudah. Sungai Elo memiliki jarak 12 km dengan grade II sampai III yang cocok bagi pemula.

Rafting akan memakan waktu antara 2,5 sampai 3 jam perjalanan. Jeram-jeram di sekitar kelokan dan turunan Sungai Elo menciptakan sensasi dan adrenalin yang cukup liar. Pemandangan Gunung Merbabu dan Merapi menghiasi pemandangan di sekeliling Sungai Elo.

5. Sungai Alas – Aceh

Aceh memiliki salah satu lokasi arung jeram yang menantang bernama Sungai Alas. Aliran sungai ini membelah Taman Nasional Gunung Leuser, NAD. Dengan grade III – IV, Sungai Alas tidak cuma memiliki arus yang deras, tapi juga belokan-belokan tajam yang memacu adrenalin.

Kalian yang masih pemula bisa mengarungi Sungai Alas mulai dari Muarasitulan di Kota Kutacane sampai Kota Gelombang. Sementara kamu yang sudah lihai bisa menjajal rute mulai dari Angusan. Kamu akan disuguhi pemandangan alami yang indah di sepanjang sungai, bahkan bisa berpapasan dengan satwa liar yang sedang minum di tepi sungai.

6. Sungai Asahan – Sumatera Utara

Sungai Asahan yang terletak di Sumatera Utara ini adalah sungai yang menantang untuk berarung jeram. Tingkat kesulitan yang mencapai grade IV – V membuat sungai ini sering dijadikan sebagai tempat pertandingan arung jeram tingkat nasional maupun internasional. Bahkan, Sungai Asahan disebut-sebut sebagai tempat berarung jeram terbaik ketiga di dunia, setelah Zambesi di Afrika dan Sungai Colorado di Amerika Serikat.

Dengan titik start dari Desa Tangga, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, kamu mesti menyusuri sungai yang berarus deras dan medan yang sulit sejauh 22 kilometer.

7. Green Canyon – Pangandaran

Green Canyon merupakan obyek wisata sekaligus body rafting di Pangandaran, Jawa Barat. Berbeda dengan rafting pada umunya, pengunjung dituntut untuk melakukan body rafting di atas batu karang menggunakan jaket pelampung untuk kembali ke perahu.

Di samping air warna hijau khas Green canyon, Anda juga dapat menikmati sampai memanjat tebing di sekelilingnya dan melompat dari tas batu yang tinggi. Seakan jantung ketinggalan di atas!

8. Sungai Ayung – Ubud

Wisata arung jeram Sungai Ayung ada di Desa Payangan, Ubud. Sungai Ayung sudah cukup lama dikenal sebagai lokasi arung jeram menarik dan terkenal di Bali.

Sungai Ayung adalah sungai terpanjang di Pulau Bali yang mempunyai panjang jalur arung jeram sampai 12 kilometer, dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Uniknya, Anda bisa berfoto foto-foto dengan background ukiran pada batu batu di pinggir sungai dengan panjang hingga ratusan meter.

9. Sungai Serayu – Banjarnegara

 

Jeram sungai Serayu terletak di Kec Sigaluh, Kab Banjarnegara. Jeram di sungai Serayu ini cukup memacu adrenalin, hanya saja masih belum begitu populer di kalangan pecinta rafting.

Sungai Serayu berhulu di Kabupaten Wonosobo dan bermuara di Cilacap dengan jarak tempuh 18 km. Di dalam perjalanan selain disuguhi pemandangan yang menakjubkan, terdapat hamparan persawahan, dan sungai yang masih bersih.

sumber : travel.detik.com

Liburan Seru Dengan Wisata Rafting di Sungai Kromong, Pacet, Mojokerto


obech_rafting_pacet2Wisata Arung Jeram Pacet Mojokerto ternyata unik, uasyik dan menarik. Mengapa unik? Karena inilah rafting tanpa dayung. Mengapa uasyik? Karena sejak awal sudah dihadapkan pada jeram yang bervariasi. Mengapa menarik? Karena pemandangan saat rafting mulai start sampai finish memang menarik. Sepanjang jalan turun menuju starting point, Anda akan disuguhi pemandangan yang spektakuler berupa lembah menawan seperti Ngarai Sianok di Bukittinggi. Buktikan saja sendiri kalau ga percaya.

Wisata Rafting Pacet – Mojokerto

Pacet Rafting ini sangat mudah ditempuh, dari kota Malang dan Batu sekitar 50 KM melalui tempat wisata Selecta, Pemandian Air Panas Cangar dan Taman Hutan Rakyat Raden Soerjo. Dari Surabaya, Anda bisa menuju Mojosari (Mojokerto), dilanjutkan menuju arah terminal Pacet. Baik dari Malang/Batu ataupun Surabaya, Rafting Pacet sangat mudah ditempuh dengan kondisi jalan yang relatif baik kecuali dari arah Batu yang agak curam. Sebagai alternatif, Anda bisa menuju Pacet Rafting melalui Malang – Pandaan – Trawas – Pacet dengan kondisi jalan memutar, sedikit agak jauh tetapi relatif lebih nyaman. Perjalanan menuju rafting Pacet sekitar 1,5 – 2 jam.

Banyak pemandangan indah yang akan Anda temui sepanjang jalan menuju Pacet Rafting. Bila dari Malang/Batu, selain bisa mampir di Taman Wisata Bunga Selecta, Kebun Apel, Kolam Air Panas Cangar, Arboretum Sungai Brantas, Taman Hutan Rakyat R. Soerjo, Perkebunan Sayur Mayur di Bumiaji, tidak ketinggalan puncak gunung Welirang dengan asap belerang yang terus mengepul. Pada beberapa pemberhentian, puncak gunung Semeru dapat terlihat khususnya saat cuaca cerah. Adapun bila Anda melewati Pandaan dari Malang, Anda bisa melewati Candi Singosari, Kebun Raya Purwodadi dan Candi Jawi di Pandaan. Perjalanan dari Surabaya bisa ditempuh melewati museum Trowulan di Mojokerto dan beberapa candi bekas peninggalan kerajaan Majapahit.

Rafting Pacet ‘OBECH’
Rafting Pacet Obech ini berlokasi di Sungai Kromong terletak kawasan wisata alam Bandulan, Pacet di Kabupaten Mojokerto. Sungai ini memiliki gradian ± 40 derajat dengan grade 2 s/d 3. Perjalanan dari basecamp menuju tempat start diawali dengan naik shuttle pick-up, melewati jalan yang berkelok-kelok di perkampungan, persawahan dan perkebunan sekitar 10 menit. Anda juga akan diajak pemanasan sekitar 10 menit dengan soft trekking menuruni perbukitan dengan pemandangan yang menakjubkan.

Untuk info dan reservasi wisata rafting OBECH Pacet, Silakan hubungi Marketing Hotline : 081515512808, 081357225708, 0817585446

COMPANY OUTING, Sehatkan Mental Karyawan


Acara ‘Company Outing’ di perusahaan besar seringkali diadakan dalam rangka mengakrabkan dan mempererat tali silahturahmi antar karyawan. Acara ini bisa juga diadakan dalam rangka memperingati moment penting, misalnya ulang tahun perusahaan, merayakan suksesnya akuisisi perusahaan dengan perusahaan lain, ataupun untuk sekedar mempertemukan personil perusahaan mulai dari bos sampai bawahan.

Biasanya dari pucuk pimpinan sampai lini terbawah dilibatkan dalam kegiatan rekreatif semacam ini. Karena itu umumnya acara ini dilakukan di luar jam kantor ataupun hari libur.

Memangnya apa sih company outing itu? Company outing adalah suatu kegiatan di luar jam kantor dengan suasana sosial rekreatif. Acara semacam ini bisa berlangsung di alam terbuka (lapangan), hotel, rumah makan atau café. Masalahnya, selama ini banyak yang mempertanyakan manfaat company outing. Banyak yang merasa tidak perlu menghadiri acara seperti ini dengan alasan malas, lelah, dan buang-buang waktu.

Padahal acara semacam ini seringkali memberikan nuansa berbeda dengan keseharian di kantor. Karena acara ini biasanya dikemas dalam suasana yang lebih rileks dan diisi dengan berbagai acara permainan dan hiburan. Mungkin sebagian dari anda akan bertanya apa manfaat company outing jika orang-orang yang hadir adalah orang-orang yang sama dengan yang anda jumpai di kantor saat bekerja. Jika anda salah satu dari yang mempertanyakan, simak deh ulasan singkat berikut ini.

Pertemuan nonformal seperti ‘company outing’ merupakan pilihan yang cukup bijaksana untuk memerangi rasa stres dan jenuh akibat pekerjaan sehari-hari. Karena umumnya orang dewasa senang bersama-sama dengan orang lain dalam suasana santai rekreatif. Dalam suasana ini anda bisa lebih bebas berbincang-bincang ringan dengan teman, bos, anak buah, ataupun dengan rekan-rekan dari divisi lain.

Percakapan anda dengan rekan dari divisi lain pada acara ini, akan menambah pengetahuan dan wawasan anda tentang bidang mereka. Dengan demikian, anda bisa mengetahui lebih banyak daripada yang anda ketahui dalam keseharian. Bahkan bukan tidak mungkin, acara ini akan membuka jalan bagi pertemanan dan persahabatan baru bagi anda dengan salah satu dari mereka.

Jika anda merasa orang yang tidak atau kurang pandai dalam bergaul di kantor, acara semacam ini bisa menjadi ajang untuk mengasah ketrampilan anda dalam bergaul. Karena dengan bertemu dengan banyak orang, akan memaksa anda untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan mereka. Jika anda kesulitan untuk memulai percakapan, mulailah dari hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan, suasana ‘outing’, hobi, dll.

Dengan melakukan interaksi maupun mengamati cara orang berinteraksi dengan orang lain, tanpa anda sadari anda telah belajar dan memperoleh sesuatu. Dengan tanya jawab ringan yang anda lakukan dengan rekan-rekan, membuat anda mendapatkan banyak informasi. Mulai dari yang berbau gosip, pengetahuan sampai isu-isu tentang kebijakan baru perusahaan. Pendek kata, acara semacam ini membuat anda tidak ketinggalan berita. Bahkan kalau isi pertemuan mengandung bobot pengetahuan umum dan wawasan dunia kerja, maka akan bertambah pula kualitas diri anda secara pribadi maupun profesional. Hal ini belum tentu anda dapatkan jika anda tidak mengikuti kesempatan ‘outing’.

Suasana rileks dan santai dalam pertemuan ini memungkinkan anda lebih bebas untuk berekpresi sekaligus mengamati ekspresi orang lain. Anda bebas ngobrol, melemparkan joke, dan mengemukakan ide. Anda juga bebas mendengar, melihat, dan menikmati suasana yang benar-benar rileks dengan rekan-rekan kantor anda. Hal ini juga akan melatih kepekaan anda terhadap rekan-rekan yang selama ini luput dari perhatian anda. Bahkan acara semacam ini dapat membuka mata anda tentang karakter rekan anda sebenarnya, yang tidak terlihat jika berada dalam suasana kerja yang sibuk dan stres.

Kesimpulannya, suasana yang cukup bebas ini akan membuat anda menjadi ‘manusia kembali’ setelah didera ‘deadline’ atau dikejar-kejar tugas. Dengan demikian, aktivitas semacam ini akan menambah kesehatan mental anda. Nah bagi anda yang ‘malas’ menghadiri acara ini, buktikan manfaatnya dengan menghadirinya. Karena kalau anda tidak pernah ikut serta, bagaimana anda bisa membuktikannya..?

JAWA TIMUR


Jawa TimurJawa Timur termasuk daerah paling padat di Pulau Jawa. Provinsi ini memiliki pesona wisata yang unik sehingga akan memikat Anda untuk mengunjunginya. Jawa Timur sangat kaya akan berbagai tempat alternatif liburan Anda. Daya tarik atau tujuan wisata yang ada di antaranya: wisata alam, wisata pantai, wisata gunung, wisata belanja, wisata pendidikan, wisata seni, wisata budaya, wisata bahari, wisata petualangan, wisata sejarah, wisata kerajinan, wisata lingkungan, wisata agro, wisata udara, wisata konvensi, wisata ziarah wali songo, dan juga wisata rohani.

Sebaiknya Anda mengunjungi Kota Malang untuk melihat-lihat balai kota, alun-alun, dan candi Singosari. Kota Batu  memiliki kegiatan wisata petik apel dan juga temapt rekreasi keluarga, Jatim Park. Di  Kabupaten Malang  Anda dapat menikmati air terjun atau pantainya yang indah. Kawah Ijen dapat dikunjungi dari tiga daerah, yakni Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso dan Jember. Berwisata bahari di Lamongan dan Telaga Sarangan di Magetan,  serta masih banyak lagi tempat wisata lainnya akan membuat Jatim begitu mengesankan sebagai tujuan wisata keluarga atau petualangan. Bagi pecinta wisata belanja, ada juga objek wisata Intako, yakni tempat industri tas dan koper dan kerajinan dari kulit khas Tanggulangin di Sidoarjo.

Jangan lewatkan untuk menikmati pesona alam Taman Nasional Bromo-Semeru saat liburan Anda. Taman Nasional ini terletak di antara kabupaten Pasuruan, Probolinggo, Malang dan Lumajang. Inilah icon wisata Jawa Timur yang dihuni oleh suku Tengger dan  setiap tahun diselenggarakan upacara Kasodo. Jangan katakan Anda pernah ke Jawa Timur bila tidak menapakkan kaki di pegunungan yang terindah ini. Rasakan dinginnya udara yang bersih dan segar berselimutkan awan yang indah. Taman Nasional Bromo-Semeru merupakan satu-satunya kawasan konservasi di Indonesia yang memiliki keunikan berupa laut pasir seluas 5.250 hektar, berada pada ketinggian 2392 m dari permukaan laut.

Sebuah pulau di bagian timur Jawa, yaitu Madura, patut  Anda kunjungi yang terkenal dengan budaya karapan sapi (lomba pacu sapi), yang biasanya digelar bulan Agustus dan September setiap tahunnya.

Sejarah

Kejayaan kerajaan di Jawa Tengah menurun sejak abad ke-10. Perannya kemudian digantikan  oleh Kerajaan Majapahit yang berpusat di Jawa Timur. Kerajaan ini menguasai seluruh kepulauan Indonesia, Semenanjung Melayu, dan sebagian wilayah Filipina selama ratusan tahun. Sukses membina hubungan dagang dengan Cina, Kamboja, Siam, Burma, dan Vietnam, selama masa pemerintahan Raja Airlangga, masyarakat Jawa Timur dan Bali berhasil menciptakan hubungan dagang dengan pulau-pulau di Nusantara dan mengembangkan kebudayaan dan kesenian bercorak Hindu hingga puncaknya dari karya sastra hingga corak candi yang indah.

Transportasi

Provinsi Jawa Timur terhubung ke seluruh Pulau Jawa melalui jalan darat, kereta api regular, dan transportasi udara antara Surabaya dan kota-kota besar lainnya di Indonesia termasuk Bali yang hanya membutuhkan waktu sekitar setengah jam.

Masyarakat dan Budaya

Masyarakat desa di Jawa Timur, seperti halnya di Jawa Tengah, memiliki ikatan yang berdasarkan persahabatan dan teritorial. Berbagai upacara adat yang diselenggarakan antara lain: tingkepan (upacara usia kehamilan tujuh bulan bagi anak pertama), babaran (upacara menjelang lahirnya bayi), sepasaran (upacara setelah bayi berusia lima hari), pitonan (upacara setelah bayi berusia tujuh bulan), sunatan, pacangan.

Penduduk Jawa Timur umumnya menganut perkawinan monogami. Sebelum dilakukan lamaran, pihak laki-laki melakukan acara nako’ake (menanyakan apakah si gadis sudah memiliki calon suami), setelah itu dilakukan peningsetan (lamaran). Upacara perkawinan didahului dengan acara temu atau kepanggih. Masyarakat di pesisir barat: Tuban, Lamongan, Gresik, bahkan Bojonegoro memiliki kebiasaan lumrah keluarga wanita melamar pria, berbeda dengan lazimnya kebiasaan daerah lain di Indonesia, dimana pihak pria melamar wanita. Dan umumnya pria selanjutnya akan masuk ke dalam keluarga wanita.

Untuk mendoakan orang yang telah meninggal, biasanya pihak keluarga melakukan kirim donga pada hari ke-1, ke-3, ke-7, ke-40, ke-100, 1 tahun, dan 3 tahun setelah kematian.

Kuliner

Masyarakat Jawa Timur senang melakukan wisata kuliner di daerah lain atau di lingkungannya sendiri. Karena itu Anda dapat memuaskan keinginan berwisata kuliner unik khas Jawa Timur. Jawa Timur menyediakan beragam jenis makanan laut, makanan olahan dari daging sapi dan ayam, serta jenis makanan lainnya yang masing-masing dimasak secara khas dan memiliki cita rasa yang menggiurkan. Pastikanlah Anda tidak terlewat mencoba soto dan sate Madura yang terkenal itu.

 

Sumber

10 Cara Menghasilkan Uang Saat Traveling


Kata siapa traveling hanya menghabiskan uang? Saat traveling, Anda tetap bisa menghasilkan uang yang kadang jumlahnya tak sedikit. Ikuti saja 10 ide ini.

Berikut adalah 10 ide cemerlang untuk menghasilkan uang saat traveling:

1. Mengajar Bahasa Indonesia di Luar Negeri

Saat traveling ke luar negeri dalam jangka waktu yang cukup lama, Anda bisa memanfaatkan waktu dengan menjadi pengajar bahasa Indonesia. Saat ini, sudah banyak negara yang tertarik mempelajari kebudayaan Indonesia.

Yang secara otomatis, kebutuhan untuk mempelajari bahasa Indonesia di luar negeri pun meningkat. Misalnya di Australia, ada berbagai organisasi yang mencari tenaga pengajar bahasa Indonesia. Oleh karena itu, Anda bisa mengambil peluang ini untuk menghasilkan uang tambahan ketika traveling.

2. Menulis Cerita Perjalanan

Cara paling mudah untuk mendapatkan uang ketika traveling adalah dengan menulis cerita perjalanan. Berbagi kesenangan ketika traveling tentu sangat menyenangkan. Bagi traveler yang memiliki hobi menulis, manfaatkan hobi Anda dengan menceritakan petualangan seru selama traveling.

Kirim cerita perjalanan Anda ke majalah atau situs-situs traveling. Biasanya, situs-situs traveling ini akan memberikan hadiah atau uang jika tulisan Anda dianggap bagus. Di detikTravel misalnya, 10 tulisan terbaik setiap bulan mendapatkan hadiah menarik dan satu tulisan mendapat uang tunai.

3. Beri review di situs traveling

Biasanya, beberapa situs traveling membuka peluang bagi para pembacanya untuk membuat ulasan selama liburan, seperti review hotel atau pun tempat wisata. Nantinya, di setiap review akan diberi poin yang bisa ditukar dengan hadiah menarik. Tertarik?

4. Fotografi Travel

Nah, untuk penggemar fotografi, manfaatkan hobi Anda ini untuk menghasilkan uang. Tangkaplah setiap momen yang menarik saat traveling dengan lensa kamera Anda. Jika hasilnya bagus, Anda bisa menjual foto-foto tersebut. Asyikkan?

5. Tampil di Cafe

Banyak orang yang dianugerahi jiwa seni yang tinggal, seperti bersuara merdu dan pandai memainkan alat musik. Jika memiliki kelebihan itu, salurkanlah bakat dengan tampil di cafe tempat Anda traveling, atau menjadi artis jalanan.

Sudah banyak traveler yang mencari tambahan uang saku dengan menghibur para pejalan kaki ketika mereka mengunjungi satu kota. Salah satunya adalah seorang pengamen bernama David Juriz. Dari hasil mengamennya, ia mengumpulkan uang sekitar �83 atau Rp 1,3 juta per hari. Ini cukup untuk membiayai seluruh perjalanannya.

6. Menjadi Instruktur Selam

Olahraga diving kini tengah marak di Indonesia. Lautnya dijadikan pilihan sebagai destinasi liburan. Sayangnya, tidak semua orang pandai menyelam. Jika Anda seorang penyelam dan memiliki sertifikat diving, manfaatkan peluang ini dengan menjadi instruktur selam.

7. Bekerja di Resor Ski

Bekerja di Resor Ski bisa Anda pilih jika sedang traveling ke negara dengan 4 musim. Banyak pekerjaan tersedia di tempat ini, mulai dari instruktur ski sampai pencuci piring. Lebih asyik lagi, kebanyakan resor ski memberikan akomodasi dengan harga murah bahkan gratis. Potongan harga untuk makanan dan segala keperluan untuk musim dingin juga disediakan untuk karyawannya.

8. Bekerja di Kemah Musim Panas

Amerika Utara memiliki budaya berkemah di musim panas. Biasanya waktu ini dimanfaatnya anak-anak akan menghabiskan waktu untuk belajar seni dan keterampilan, mengembangkan bakat olahraga dan melakukan aktifitas-aktifitas baru lainnya. Jika traveling ke sana, Anda bisa melamar pekerjaan sebagai staf perkemahan.

9. Menjadi Sukarelawan

VSO (Voluntary Service Overseas atau Pelayanan Sukarela Luar Negeri) adalah lembaga amal internasional, yang merekrut sukarelawan untuk bekerja di proyek-proyek mereka. Biasanya proyek ini berada di kawasan paling miskin di dunia.

Anda pun bisa melamar sebagai sukarelawan. Tidak ada syarat khusus untuk menjadi sukarelawan di VSO, karena bisa berasal dari berbagai macam latar belakang. Anda dapat menyumbang tenaga dan pikiran dengan baik dan bekerja di masyarakat melalui lembaga ini. Sebagai gantinya, Anda akan mendapat imbalan untuk biaya hidup, akomodasi, tiket penerbangan dan pelatihan.

10. Cari Visa Bekerja Liburan

Saat liburan tiba, Anda bisa mengambil visa bekerja liburan (working holiday visa). Beberapa negara yang menyediakan visa ini adalah Kanada, Australia, Jepang, dan Selandia Baru. Sambil berlibur di negara tersebut, Anda bisa menjadi pekerja paruh waktu. Liburan jalan, dapat uang!

 

 

 

Yogyakarta, Atmosfirya Bikin Kangen


Yogyakarta bukan nama baru sebagai destinasi liburan. Banyak tempat bisa dikunjungi di lokasi ini. Mulai dari kelas elite hingga kaki lima memiliki atmosfir sendiri. Namun begitu, kami mencoba menampilkan sisi lain Kota Gudeg ini, seperti kursus kilat membuat perak di Studio 76 dan berkunjung ke Tamansari.

Yogyakarta (beberapa orang menyebutnya Yogyakarta, Jogjakarta, Yogya atau Jogya) adalah kota yang terkenal akan sejarah dan warisan budayanya. Jogja merupakan pusat kerajaan Mataram Kuno (1575-1640) sampai sekarang Kraton (Istana) masih berfungsi dalam arti yang sesungguhnya. Jogja juga memiliki banyak candi berusia ribuan tahun yang merupakan peninggalan kerajaan-kerajaan besar jaman dahulu, di antaranya adalah Candi Borobudur yang dibangun pada abad ke-9 oleh dinasti Syailendra.

Liburan ke Jogja kurang lengkap kalau tidak singgah ke Kotagede, kota di mana kerajian perak memiliki tempat tersendiri. Jika anda selama ini hanya membeli perak dari kota ini, tidak ada salahnya anda mencoba sesuatu yang sedikit beda, membuat sendiri perhiasan perak misalnya.

Sebagaimana yang dilakukan Studio 76 yang menyediakan kursus bagi pengunjung yang tertarik dengan perhiasan perak. Hanya dalam waktu 3 jam dengan bimbingan instruktur professional anda bisa membuat cincin, liontin, gelang dan sebagainya sebagai oleh-oleh asli Kotagede juga asli buatan sendiri.

Studio 76 merupakan sebuah rumah seni yang memproduksi kerajinan perak seperti miniatur andong, becak, kereta kencana, peralatan makan perak dan lain sebagainya. Selain memproduksi juga menawarkan kursus membuat perhiasan perak untuk wisatawan yang sedang berkunjung ke Yogyakarta. Studio 76 terletak di tengah Kotagede, anda akan menemukan Kotagede yang sebenarnya dengan kehidupan khasnya, pengrajin peraknya, makanan khas tradisionalnya dan juga dengan bangunan-bangunan kunonya.

Destinasi berikutnya adalah Tamansari yang merupakan taman kerajaan atau pesanggrahan Sultan Yogya dan keluarganya. Sebenarnya selain Taman Sari, Kesultanan Yogyakata memiliki beberapa pesanggrahan seperti Warungboto, Manukberi, Ambarbinangun dan Ambarukmo. Kesemuanya berfungsi sebagai tempat tetirah dan bersemadi Sultan beserta keluarga. Disamping komponen-komponen yang menunjukkan sebagai tempat peristirahatan, pesanggrahan-pesanggrahan tersebut selalu memiliki komponen pertahanan. Begitu juga hanya dengan Tamansari.

Letak Tamansari hanya sekitar 0,5 km sebelah selatan Kraton Yogyakarta. Arsitek bangunan ini adalah bangsa Portugis, sehingga selintas seolah-olah bangunan ini memiliki seni arsitektur Eropa yang sangat kuat, di samping makna-makna simbolik Jawa yang tetap dipertahankan. Namun jika kita amati, makna unsur bangunan Jawa lebih dominan di sini. Tamansari dibangun pada masa Sultan Hamengku Buwono I atau sekitar akhir abad XVII M. Tamansari bukan hanya sekedar taman kerajaan, namun bangunan ini merupakan sebuah kompleks yang terdiri dari kolam pemandian, kanal air, ruangan-ruangan khusus dan sebuah kolam yang besar (apabila kanal air terbuka).

Bagian Kolam Pemandian, merupakan bagian Tamansari yang digunakan untuk Sultan dan keluarganya bersenang-senang. Bagian ini terdiri dari dua buah kolam yang dipisahkan dengan bangunan bertingkat. Air kolam keluar dari pancuran berbentuk binatang yang khas. Bangunan kolam ini sangat unik dengan pot-pot besar didalamnya.

Sumur Gemuling adalah sebuah bangunan melingkar yang berbentuk seperti sebuah sumur didalamnya terdapat ruangan-ruangan yang konon dahulu difungsikan sebagai tempat sholat. Sementara itu lorong-lorong yang ada di kawasan ini dahulu konon berfungsi sebagai jalan rahasia yang menghubungkan Tamansari dengan Kraton Yogyakarta. Bahkan ada legenda yang menyebutkan bahwa lorong ini tembus ke pantai selatan dan merupakan jalan bagi Sultan Yogyakarta untuk bertemu dengan Nyai Roro Kidul yang konon menjadi istri bagi raja-raja Kasultanan Yogyakarta. Bagian ini memang merupakan bagian yang berfungsi sebagai tempat pertahanan atau perlindungan bagi keluarga Sultan apabila sewaktu-waktu ada serangan dari musuh.

Tamansari adalah sebuah tempat yang cukup menarik untuk dikunjungi. Selain letaknya yang tidak terlalu jauh dari Kraton Yogyakarta yang merupakan obyek wisata utama kota ini, Tamansari memiliki beberapa keistimewaan. Keistimewaan Tamansari antara lain terletak pada bangunannya sendiri yang relatif utuh dan terawat serta lingkungannya yang sangat mendukung keberadaannya sebagai obyek wisata.

Di lingkungan Tamansari ini dapat dijumpai Masjid Saka Tunggal yang memiliki satu buah tiang. Meskipun masjid ini dibangun pada abad XX, namun keunikannya tetap dapat menjadi aset dikompleks ini. Di samping itu, kawasan Tamansari dengan kampung taman-nya ini sangat terkenal dengan kerajinan batiknya. Kita dapat berbelanja maupun melihat secara langsung pembuatan batik-batik yang berupa lukisan maupun konveksi. Kampung Tamansari ini sangat dikenal sehingga banyak mendapat kunjungan baik dari wisatawan mancanegara maupun wisata nusantara. Tidak jauh dari Tamansari, dapat dijumpai Pasar Ngasem yang merupakan pasar tradisional dan pasar burung terbesar di Yogyakarta. Beberapa daya tarik pendukung inilah yang membuat Tamansari menjadi salah satu tujuan wisata Kraton Yogyakarta.

Atmosfir seni begitu terasa di Jogja. Malioboro, yang merupakan urat nadi Jogja, dibanjiri barang kerajinan dari segenap penjuru. Musisi jalanan pun selalu siap menghibur pengunjung warung-warung lesehan. Banyak orang yang pernah berkunjung ke Jogja mengatakan bahwa kota ini selalu bikin kangen. Berkunjunglah ke sini dan anda pasti akan mengerti sebabnya.

Sumber : Perempuan.com

Petirtaan Jolotundo


Rasa penasaran seperti apa kondisi objek wisata ini setelah lebih dari 10 tahun yang lalu saya kunjungi, menyebabkan saya memaksakan diri meluangkan waktu buat mengunjunginya. Masih cukup melekat dalam benak, akan pepohon yang rindang, susana yang sejuk dan asri disertai gemericik air yang mengalir dari petirtaan jolotundo. Semoga belum banyak berubah, doa saya.

Kendaraan pun dilaju sedikit lebih cepat, melintasi jalan khas perbukitan dengan tanjakan dan kelokan yang acapkali memaksa diri untuk menekan pedal rem bila tidak ingin celaka. Tanjakan curam diujung perjalanan, mengantarkan saya ke lokasi wisata Petirtaan Jolotundo.

Dahi saya langsung berkerut melihat objek wisata ini sudah banyak berubah. Beberapa pohon tampaknya sudah ditebang untuk kemudian diganti dengan bangunan permanen berupa pendopo dan toilet umum. Suasana yang ada-pun tampak lebih tebuka tidak se-rimbun/rindang dulu lagi 😦 Dengan tempat yang lebih terbuka ini, kesan “sakral”-nya jadi jauh berkurang.

Beberapa pengunjung tampak mandi di dua bilik (pria dan wanita) yang tersedia di petirtaan tersebut. Sebagian orang nampaknya mempercayai bahwa mandi di petirtaan jolotundo ini menjadikan awet muda atau bisa menyembuhkan beberapa macam penyakit. Air yang dari kedua tempat pemandian tersebut nantinya menaglir keluar dan menyatu ke bagian tengah dalam bentuk kolam yang dipenuhi ikan-ikan. Meskipun jumlah ikan yang ada dikolam ini boleh dibilang banyak dan berukuran besar, tapi adalah hal yang terlarang untuk memancingnya.

Disekitar pemandian, nampak bongkahan batu situs berbagai ukuran telah dikumpulkan secara rapi dalam satu tempat khusus. Mestinya bongkahan batu tersebut merupakan bagian bangunan dari situr petirtaan jolotundo, namun karena belum diketahui bagaimana bentuk sebenarnya, maka proses rekonstruksinya belum bisa dilakukan. Beberapa diantara bongkahan tersebut, nampak coba disusun membentuk suatu bagian bangunan. Bekas pebakaran dupa disertai berbagai sisa bunga-bunga khas pedupa-an, nampak berserakan didepannya. Nampaknya ditempat ini masih banyak masyarakat yang melakukan tirakat ata semedi dengan maksud dan tujuan tertentu.

Secara umum objek wisata ini perlu dibenahi lagi agar mampu menarik kunjungan wisatawan. Fasilitas toilet yang ada nampaknya juga sudah mulai tak terawat dan berkesan kotor. Fasilitas permainan anak-anak yang tak jauh dari gerbang masuk tampaknya juga sudah tidak bisa digunakan lagi. Penambahan papan informasi maupun dalam bentuk booklet akan sejarah yang melatar belakangi keberadaan petirtaan Jolotundo ini, nampaknya perlu dibuat. Setidaknya keberadaan informasi tersebut akan mampu memberikan sedikit informasi dari pengunjung saat mencoba mengetahui lebih banyak tentang apa yang dikunjunginya di lokasi wisata ini.

Petirtaan jolotundo ini merupakan peninggalan tertua di Gunung Penanggungan yang diperkirakan berkaitan erat dengan Raja Airlangga. Sebenarnya di Gunung Penanggungan ini banyak terdapat situs candi, namun keberadaannya tersebar di berbagai lokasi. Dari petugas lokasi, diperkirakan terdapat 9 candi, namun perlu fisik dan stamina yang prima untuk mencapainya, mengingat candi-candi tersebut berada di lereng pegunungan. Sebenarnya saya pribadi ingin sekali mendatangi situs atau candi-candi tersebut, namun kedatangan kali ini yang membawa serta orang tua nampaknya tidak memungkinkan. Lain kali jika ada kesempatan lagi berkunjung kemari tentu saya akan mencobanya.

Sumber : Navigasi.net