Bagaimana Melatih Karyawan Anda menjadi Lebih Baik


Tidak peduli apakah peran yang Anda miliki dalam menjalani kehidupan profesional, apakah sebagai seorang entrepreneur, eksekutif atau marketing lapangan, pastinya Anda akan mempunyai reaksi, perasaan dan pemikiran bagaimana meraih sukses, yakni mencapai hasil akhir terbaik.  Hal ini bukanlah perilaku yang aneh jika Anda menginginkan sebuah pencapaian tinggi, namun perlu kiranya Anda dalam menunjukkan keinginan berprestasi besar Anda dapat melihat kondisi dan situasi lingkungan, tiada lain dengan tujuan agar perilaku dan sikap Anda dapat diterima sebagai bagian dari sebuah upaya untuk membangun performa tim yang lebih baik, tanpa adanya tekanan berlebihan.

1.  Edukasi Pemimpin Anda

Mulailah dari pemimpin tertinggi dalam perusahaan Anda dengan mengajarkan pentingnya coaching dan counseling.  Mintalah masukan dari sudut pandang mereka dan keinginan mereka untuk turut berperan dalam initiatif pelatihan.  Jelaskan manfaat dari aplikasi program pelatihan ini terhadap organisasi.

2.  Identifikasi Pelatih, Partisipan atau Sponsor

Carilah individu yang cocok untuk mengikuti program pelatihan sebagai pelatih. Mereka mungkin Anda dapatkan dari talent management atau mungkin orang-orang bisnis itu sendiri.  Mintalah mereka mendukung program ini dan membantu mengidentifikasi peserta lain yang dapat terlibat sebagai partisipan ataupun sponsor

3.  Kelola Ekspektasi

Pastikan tujuan yang jelas dari program pelatihan Anda, baik kepada calon pelatih internal, para sponsor dan tentunya manajer dan kolega Anda.  Setiap individu perlu tahu peran serta dan tujuan diselenggarakannya program tersebut.

4.  Lakukan Pelatihan

Ketika mendaftarkan orang-orang dalam program pelatihan, tidak lain hal ini bertujuan melatih mereka sebagai pelatih bagi internal perusahaan Anda. Pastikan mereka akan dilatih oleh yang berpengalaman dan program pelatihan yang tepat untuk menjadikannya sebagai pelatih bagi karyawan Anda.  Mereka harus memahami peran dan tanggunggjawabnya menjadi peserta pelatihan.

5.  Ukuran Keberhasilan

Saat Anda akan memulai program pelatihan maka tetapkan standar ukuran keberhasilannya.  Tidak perlu membuat ukuran yang komplek seperti ROI, namun cukup standar sederhana yang mudah dimengerti dan dipahami banyak pihak.  Mewawancarai mereka atau melakukan survei tentang manfaat yang mereka terima juga sebuah ide yang sangat baik. Selain itu, pastikan untuk meminta manajer peserta program tentang perubahan yang terjadi terhadap perilaku karyawan mereka setelah dilatih.

sumber

MOTIVASI PENGEMBANGAN DIRI


Oleh : H.R. Sofuan M.

Membangkitkan Motivasi Untuk Mencapai Tujuan Anda

Kata motivasi semakin sering digunakan akhir-akhir ini. Baik itu di buku-buku populer, seminar-seminar atau lainnya, terutama dalam hal yang menyangkut pengembangan diri. Apa sebenarnya motivasi itu, dari mana dan kenapa perlu motivasi terutama dalam pengembangan diri? Bila anda mempunyai keinginan, maka anda perlu motivasi untuk memanifestasi keinginan tersebut. Hanya dengan afirmasi atau niat, tanpa motivasi, belum cukup untuk mewujudkannya.

“Saya bermotivasi tinggi untuk memperbaiki diri sendiri” sebuah contoh kalimat yang digunakan untuk menaikkan motivasi pada diri kita sendiri, untuk sesuatu yang kita inginkan.

Jadi apa sebenarnya motivasi itu?

Motivasi adalah daya pendorong dari keinginan kita agar terwujud. Motivasi adalah sebuah energi pendorong yang berasal dari dalam kita sendiri.

Motivasi adalah daya pendorong dari keinginan kita agar terwujud. Energi pendorong dari dalam agar apapun yang kita inginkan dapat terwujud. Motivasi erat sekali hubungannya dengan keinginan dan ambisi, bila salah satunya tidak ada, motivasi pun tidak akan timbul.

Banyak dari kita yang mempunyai keinginan dan ambisi besar, tapi kurang mempunyai inisiatif dan kemauan untuk mengambil langkah untuk mencapainya. Ini menunjukkan kurangnya enrgi pendorong dari dalam diri kita sendiri atau kurang motivasi.

Motivasi akan menguatkan ambisi, meningkatkan inisiatif dan akan membantu dalam mengarahkan energi kita untuk mencapai apa yang kita inginkan. Dengan motivasi yang benar kita akan semakin mendekati keinginan kita.

Biasanya motivasi akan besar, bila orang tersebut mempunyai visi jelas dari apa yang diinginkan. Ia mempunyai gambaran mental yang jelas dari kondisi yang diinginkan dan mempunyai keinginan besar untuk mencapainya. Motivasilah yang akan membuat dirinya melangkah maju dan mengambil langkah selanjutnya untuk merealisasikan apa yang diinginkannya.

Lakukan apapun dalam pengembangan diri anda dengan motivasi, baik itu karir, hubungan, spiritual, pekerjaan, menulis, memasak, membeli rumah, mendapatkan pacar, mengajar anak atau apapun. Motivasi ini akan ada, bila ada visi yang jelas dari apa yang anda akan lakukan, mengetahui apa yang akan anda lakukan dan percaya akan kekuatan yang ada pada anda sendiri. Ia akan merupakan kunci sukses dari apapun yang anda lakukan.

Untuk termotivasi, ketahui terlebih dahulu apa yang anda inginkan selanjutnya anda harus dapat meningkatkan energi keinginan itu dan siap untuk melakukan apa saja agar keinginan dapat tercapai.

Motivasi berkaitan erat dengan tercapainya sesuatu keinginan. Sering kita gagal mencapai apa yang kita lakukan, misalnya berhenti minum kopi, merokok dan lainnya karena motivasinya kurang.

Apakah hubungannya motivasi dengan emosi? Sangat erat hubungannya. Keduanya diperlukan untuk proses tercapainya suatu keinginan. Disiplin adalah hal yang perlu agar keinginan tercapai. Untuk tetap disiplin, motivasi yang tinggi akan sangat membantu.

Dalam kehidupan kita, kita sering meniatkan untuk melakukan pengembangan atau merubah kondisi yang kita miliki, tapi sering tidak dilakukan dan berhenti hanya sebagai niat saja. Kenapa berhenti? Itu terjadi karena kurangnya motivasi, antusiasme, keinginan, determinasi, kemauan dan disiplin.

Cobalah setelah membaca tulisan ini untuk benar-benar mengembangkan atau merubah kondisi yang tidak sesuai yang ada dalam diri anda, anda pasti bisa.

Apakah anda sudah termotivasi?

INTEGRITAS


Oleh : Andrian Gostik & Dana Telford

Kami tidak mengenal siapa dan orang mana Andrian Gostik & Dana Telford, tetapi dalam disposisi surat yang masuk ke meja redaksi berasal dari nama tersebut. Isi suratnya cukup panjang dengan judul sangat singkat seperti tertulis di atas. “INTEGRITAS”. Satu kata banyak mengandung arti dan sarat dengan makna. Integritas menurut kang mas Purwadarminta adalah kata benda : yang berarti kesempurnaan, kesatuan, keterpaduan, ketulusan. Semua arti kata itu tepat sekali mendukung pembentukan sosok pribadi manusia sesuai yang diharapkan yaitu manusia yang “paripurna” atau secara sederhananya ialah manusia yang penuh dengan “kemuliaan”.

Kata Inegritas seringkali digunakan sebagai landasan/acuan untuk melahirkan sebuah petuah atau pepatah dari manusia/orang-orang yang sudah dianggap sempurna baik secara mental maupun sepiritual, karena itu kata Integritas sudah melekat pada pribadi orang-orang yang “arif dan bijaksana” yang dalam kehidupan kesehariannya mampu menjadi sosok manusia anutan dan sebagai panutan, atau sebagai tuntunan, bukan tontonan. Sosok manusia seperti itu sangat jarang dijumpai, bahkan mungkin tidak ada, apalagi dijaman seperti sekarang ini. Pribadi-pribadi yang memiliki Integritas barangkali hanya ada pada sosok seorang Nabi dan Rasul. Kata Integritas menjadi petuah untuk membentuk manusia-manusia seperti itu, baik secara individu maupun kelompok, bagi para pejabat maupun bukan, bagi simiskin maupun sikaya, bagi seorang presiden sekalipun. Kata Integritas cocok dan relevan dengan kondisi bangsa Indonesia yang sedang berbenah diri melalui good governance dan clean government. Sayangnya kita sendiri seringkali pandai mengambil kata itu hanya sebagai pajangan yang melahirkan dalil-dalil akal (dalil aqli) sehingga terkesan menjadi akal-akalan. Padahal jika disimak baik-baik, kata Integritas itu sudah jelas “nasNya” dari kitab-kitan suci buatan Tuhan, dan pegangan para nabi. Yang penting bagi kita sekarang ini adalah membuat komitmen (individu/kelompok) mau nggak.. mengadakan “perubahan” menjadi manusia..? Sekarang, bukan besok atau lusa. Kewajiban kami dari redaksi hanya menyampaikan. Karena kami tau tujuannya sangat baik dan mulia. Oleh karena itu simaklah baik-baik di bawah ini.

Andrian Gostik & Dana Telford hanya seorang penemu teori ini, bukan dan belum tentu mampu melakukannya. Ada 10 karakteristik yang secara konsisten diperlihatkan oleh orang-orang dengan integritas. Integritas adalah konsistensi antara tindakan dan nilai. Orang memiliki integritas hidup sejalan dengan nilai-nilai prinsipnya. Kesesuaian antara kata-kata dan perbuatan merupakan hal yang esensial.

Jika setiap orang tidak lagi memegang kata-katanya, hubungan fundamental yang berkaitan dengan kepercayaan, seperti perkawinan dan keluarga, berada diambang kehancuran. Jika perusahaan tidak lagi menghormati segala komitmennya, tidak mungkin perdagangan berkembang, karena pada dasarnya kontrak, dimana salah satu pihak menyediakan barang dengan keyakinan bahwa pihak lain akan memberikan kompensasi dimasa depan, tidak terjadi jika janji-janji selalu diingkari.

10 Karakteristik Integritas tersebut adalah sebagi berikut :

  1. Anda menyadari bahwa hal-hal kecil itu penting.
  2. Anda menemukan yang benar (saat orang lain hanya melihat warna abu-abu).
  3. Anda bertanggung jawab.
  4. Anda menciptakan budaya kepercayaan.
  5. Anda menepati janji.
  6. Anda peduli terhadap kebaikan yang lebih besar.
  7. Anda jujur namun rendah hati.
  8. Anda bertindak bagaikan tengah diawasi.
  9. Anda mempekerjakan integritas.
  10. Anda konsisten.

Karakteristik Integritas :

1. Anda menyadari bahwa hal-hal kecil itu penting

Agar memiliki keunggulan integritas, anda tidak boleh berbohong dalam hal-hal kecil; dan sebagai hasilnya, anda tidak akan tergoda oleh hal-hal yang lebih besar- kekuasaan, prestise, atau uang. Hal yang juga penting, sebagai morang yang berintegritas, anda setia pada nilai moral internal anda, bahkan bila itu berarti anda harus berhadapan dengan resiko kehilangan tempat yang nyaman di dunia.

2. Anda menemukan yang benar (saat yang lain melihat warna abu-abu).

Untuk mendapatkan keunggulan integritas, anda tidak boleh mengambil keputusan sendiri. Anda mengajukan pertanyaan, menerima saran, berefleksi, dan melihat jauh ke depan. Ringkasnya, pastikan bahwa anda mengambil keputusan yang tidak bertentangan dengan kode integritas pribadi.

3. Anda bertanggung jawab.

Untuk memiliki keunggulan integritas, anda sadar bahwa pencarian integritas merupakan bagian yang integral dari kepemimpinan. Anda bersikap terbuka dan jujur, mengungkapkan cerita yang baik maupun yang buruk secara lengkap. Anda berbagi semua informasi penting, tidak hanya informasi yang menguntungkan anda. Anda mengaku ketika berbuat salah, meminta maaf, dan memperbaikinya.

4. Menciptakan budaya kepercayaan.

Dengan memiliki keunggulan integritas, Anda membantu menciptakan lingkungan kerja yang benar, yakni lingkungan yang tidak menguji integritas pribadi karyawan atau rekan kerja anda. Anda memperkuat integritas itu melalui prinsip, control, dan teladan pribadi. Dan Anda memberikan penghargaan pribadi dalam segala tindakan mereka.

5. Anda menepati janji.

Karyawan tidak akan mengikuti kata-kata pemimpin yang tidak mereka percayai. Atasan tidak akan mempekerjakan atau mempromosikan pekerja yang tidak mereka percayai. Klien tidak akan membeli produk dari pemasok yang tidak mereka percayai. Untuk memperoleh keunggulan integritas, Anda perlu berlaku penuh integritas, guna memperoleh kepercayaan.

6. Anda peduli terhadap kebaikan yang lebih besar

Untuk memiliki keunggulan integritas, Anda berkomitmen sangat kuat untuk memberikan keuntungan terhadap organisasi tempat anda bernaung. Anda memedulikan perusahaan, produk, serta layanan anda, dan khususnya rekan satu tim anda. Melalui kerja, Anda memperoleh perasaan tentang adanya tujuan yang lebih dalam.

7. Anda jujur namun rendah hati.

Untuk memiliki keunggulan integritas, anda tidak memproklamasikan kebaikan atau kejujuran anda. Itu seperti menyombongkan kerendahan hati. Anda seharusnya membuat tindakan anda berbicara lebih keras daripada kata-kata.

8. Anda bertindak sebagai sedang diawasi.

Untuk memiliki keunggulan integritas, anda perlu berfikir bahwa setiap tindakan anda selalu diawasi. Anda perlu memastikan bahwa integritas anda itu diteruskan ke generasi-generasi mendatang melalui teladan yang anda berikan.

9. Anda mempekerjakan Integritas.

Untuk memiliki keunggulan integritas, anda perlu mempekerjakan dan mengelilingi diri anda dengan orang-orang berintegritas tinggi. Anda mempromosikan orang yang memperlihatkan kemampuan untuk dipercaya.

10. Anda konsisten.

Untuk memiliki keunggulan integritas, anda harus memiliki konsistensi dan keterdugaan etis. Hidup anda mencerminkan keutuhan dan keselarasan antara nilai dan tindakan anda.

Memperkuat Posisi Anda

Integritas individual terbukti saat kita memilih untuk melakukan apa yang benar, tak peduli konsekwensinya : opini orang, kekayaan, ketenaran, atau kekuasaan.

Untuk memeperoleh keunggulan integritas, disarankan anda mengikuti empat langkah berikut :

  1. Carilah waktu luang pribadi : carilah waktu yang tidak terganggu oleh apapun untuk melakukan evaluasi diri yang serius. Akan sangat menolong bila anda melakukannya dalam suasana yang tenang, seorang diri dan tidak merasa terburu-buru.
  2. Carilah opini ke dua….dan ke tiga : Tuliskan nama orang yang anda percayai secara tersirat dan secara total. Siapakah orang yang anda cari disaat krisis besar melanda dan anda memerlukan bantuan financial serta emosional? Siapakah orang yang anda anggap tidak akan pernah memanfaatkan diri anda, bahkan pada saat anda berada pada keadaan paling rentan ? Siapakan yang anda percayai untuk membimbing diri anda melalui keputusan yang sulit.? Tugas anda selanjutnya adalah menghubungi orang-orang yang ada dalam daftar itu dan mencari umpan balik integritas anda dari mereka.
  3. Evaluasilah lingkungan anda : Jika anda dikelilingi oleh orang yang sakit secara moral, sulit bagi anda untuk menjadi lebih baik. Luangkan waktu untuk mengevaluasi kesehatan etis dari organisasi tempat anda bernaung. Mulai dengan atasan rekan-rekan sekerja, maupun bawahan anda. Apabila organisasi belum menghargai integritas maka ada dua pilihan
    • bekerja keras mengubah lingkungan kerja itu (Ini merupakan cara yang paling efektif jika anda mempunyai posisi yang berpengaruh)
    • Keluar dari organisasi itu.
  4. Mulailah revolusi diri : Jika anda seperti kebanyakan orang lain, anda akan memiliki daftar panjang tentang hal-hal yang ingin diubah. Jangan pernah berfikir untuk merubah semua hal itu secara bersamaan. Sebaiknya pilih dua saja. Yang pertama adalah hal yang akan ingin anda kerjakan secara berbeda, sementara yang satunya adalah hal yang tidak ingin anda kerjakan lagi.

Sebab contoh daftar itu bias tampak seperti ini :

  1. Saya akan menyelesaikan tugas tepat waktu dan memegang perkataan saya.
  2. Saya tidak lagi mengabaikan e-mail atau SMS/Pesan yang masuk ke telepon saya.

Demikian semoga satu diantara sekian banyak criteria itu ada yang nyangkut di diri anda.

Selamat berjuang semoga bermanfaat.

‘Terima kasih’, magic word yang sangat bermakna


Oleh: Emy Trimahanani

Tentu anda masih ingat kapan pelajaran mengenal ‘terima kasih’ ini anda terima. Waktu masih kecil? Ya benar, sejak kecil atau menginjak sekolah taman kanak-kanak kita sudah diajarkan untuk mengatakan terima kasih pada saat seseorang memberikan sesuatu barang atau pertolongan kepada kita. Semakin lama berkecimpung di dunia service memberikan pengalaman kepada saya bahwa memang kata atau ungkapan terima kasih ini terbukti sangat ampuh dalam menjalin relationship ataupun dalam berbisnis.

The Magic Words
Apa itu? Tentu saja bukan kata-kata pesulap, tetapi kata-kata yang kalau akan ucapkan akan berdampak menyentuh hati lawan bicara, minimal mengesankan anda adalah orang yang santun. Beberapa kata yang sering dikategorikan sebagai magic word adalah: Maaf (meminta maaf karena bersalah atau sekedar permisi), Salam (menyapa :”apa kabar?”, “selamat pagi”atau sapaan lainnya) dan Terima kasih (atas pemberian atau perhatian atau bantuan apapun yang diterima). Kali ini yang akan dibahas secara khusus adalah ‘terima kasih’.

Arti kata terima kasih
Terima kasih adalah kata-kata atau ungkapan yang mengartikan bahwa seseorang bersyukur karena ada orang lain yang memberi atau membantu. Bagi penerima ucapan terima kasih artinya ada seseorang yang merasa bersyukur terhadap apa yang anda lakukan. Artinya anda menjadi berkat bagi orang lain.

Perilaku yang baik
Kebiasaan yang dipupuk sejak kecil akan menjadikan perilaku yang muncul dalam tata pergaulan sehari-hari termasuk kebiasaan mengucapkan terima kasih. Dalam kaitan dengan service atau pelayanan maka dalam pembahasan ini anda diposisikan sebagai pemberi pelayanan, baik sebagai cutomer service, petugas call center, kasir, penjaga toko atau petugas apapun. Ucapan ini menjadi sesuatu yang wajib diucapkan ketika seseorang selesai berkomunikasi atau bertransaksi dengan anda. Pengunjung yang selesai berbelanja, nasabah yang selesai membubuhkan tanda tangan pada formulir permohonan ATM, penelepon yang meluangkan waktu menelepon, tamu yang bersedia menunggu dan sebagainya. Berdasarkan penelitian maka ucapan terima kasih atau thank you ini diterima oleh semua kalangan dan dianggap sebagai bagian dari tata krama yang harus dilakukan.
Anda yang mengenal standar-standar pelayanan nasabah di sebuah bank tentu mengetahui bahwa kata ‘terima kasih’ merupakan bagian dari pelayanan yang harus dilakukan oleh para front liner (CS, Teller, Satpam dan Marketing) pada saat melayani nasabah. Kata ini menjadi bagian dari checklist penilaian performa standar pelayanan antar bank yang diukur dan dikompetisikan.

Bagaimana menjadikannya sebagai habit?

1. Mulailah sekarang
Kalau anda belum terbiasa mengucapkan kata terima kasih, maka mulailah sekarang sekalipun agak canggung. Sebab sopan santun merupakan sebuah kewajiban yang harus dilakukan selama kita hidup bersosialisasi dengan orang lain.

2. Jadikan modal untuk membina hubungan baik
Apabila telah menjadi terbiasa maka anda akan terlatih untuk menghargai pemberian atau bantuan orang lain. Hal ini juga akan membantu anda untuk tidak mudah meninggikan diri atau sombong. Dengan berbekal etika yang baik maka akan memudahkan anda untuk menjalin hubungan baik dengan relasi baik untuk kepentingan hubungan baik maupun dalam hal bisnis.

3. Jadilah panutan
Tanpa banyak perkataan, kebiasaan anda untuk tahu berterima kasih akan diperhatikan dan dicatat orang dalam memorinya bahwa anda adalah orang yang baik, yang mempunyai etika. Hal ini langsung atau tidak langsung membuat orang lain khususnya anak buah akan melakukan hal yang sama seperti yang anda lakukan. Jadi, anda adalah panutan. Contoh yang baik lebih efektif daripada teori yang baik.

4. Lakukan dengan konsisten
Dalam proses belajar mengajar tidak ada istilah rocket science, artinya begitu disampaikan maka seseorang langsung melejit naik ke atas. Perlu kesetiaan dalam belajar. Lakukan, lakukan dan lakukan sekalipun ada saja kesalahan.

Bintang Training Motivasi, Benarkah Kini Mulai Memudar???


Oleh : Krisnawan Putra

Judul tulisan ini saya tuliskan berdasarkan pengamatan saya sendiri sebagai Trainer Management, paling tidak untuk kurun waktu pertengahan hingga akhir 2008 ini. Sangat mungkin ini tidak menggambarkan kondisi yang sesungguhnya dari peta market training motivasi di Indonesia.

Fenomena menarik ini adalah makin menurunnya permintaan training-training motivasi. Jika dan jikalau diamati lebih jauh, tentu fenomena ini akan memunculkan pertanyaan dan pengkajian lebih mendalam
1. Adakah hal-hal yang kurang pas yang dibawakan para motivator selama ini, sehingga terjadi penurunan permintaan training motivasi?
2. Apakah benar training motivasi selama ini ‘ditengarai’ kurang efektif, sehingga dianggap kurang bermanfaat atas perbaikan kinerja karyawan/perusahaan?
3. Adakah kaitannya hal ini dengan situasi krisis financial dunia, yang nota bene berimbas pada budget training perusahaan?

Sekadar membandingkan saja untuk menjawab pertanyaan point 3, ternyata NEED training dari klien TETAP TINGGI di pertengahan hingga akhir tahun 2008 ini. Namun bedanya ada pada PILIHAN permintaan dan KONTEKS permasalahannya.

Kalau tahun lalu (2007) training motivasi MENDOMINASI permintaan, nah pada tahun (2008) ini lebih banyak ARAH kebutuhan training (*bahkan cenderung 2-4 batch training sekaligus, untuk masing-masing klien) adalah sbb:
* Leadership,
* Salesmanship,
* Planning & Achieving Goal,
* Public Speaking/Communication Skill,
* TNA,
* Penyusunan SOP Sales (Sistem)

Kalau pun permintaan training motivasi muncul dari klien, wujud permintaan biasanya HANYA menjadi salah satu TOPIK dari MODUL training Salesmanship, Leadership, Public Speaking. Jadi TIDAK BERDIRI SENDIRI sebagai Training Motivasi.

Ada asap pasti ada api…hmmm

16 Silinder Mesin Individu untuk High Performance


Keberhasilan yang diraih suatu perusahaan tidak lepas dari peran aktif individu dan sebagai tim, lalu bagaimana menciptakan high performance masing-masing individu untuk mencapai tujuan organisasi/perusahaan?

Action Coach memberikan guide atau panduan bagaimana mencapai high performance dengan menggunakan 16 silinder mesin individu dalam perusahaan anda.

TEAM

Action Coach memiliki definisi Team yaitu: Together Everyone Achive More, seperti penjelasan diatas TEAM merupakan salah satu komponen penting di perusahaan. TEAM yang kuat dapat diartikan bahwa setiap individu di dalam perusahaan tidak terkecuali berpartisipasi 100% untuk mencapai goal perusahaan.

Partisipasi dalam hal ini berarti bahwa tiap individu di perusahaan berperan aktif dalam setiap pekerjaan yang telah ditentukan dan berpartisipasi dalam memberikan ide ide baru kreatif demi perkembangan perusahaan yang ada.

Partisipasi 100% dari tiap individu di dalam perusahaan sangat menentukan keberhasilan dari suatu perusahaan. Jika partisipasi team hanya 50% maka goal perusahaan juga tidak akan tercapai secara optimal.

Body, Mind, Heart and Spirit.

Keberhasilan suatu perusahaan ditentukan oleh beberapa team yang ada, dan masing masing team yang ada ditentukan juga oleh tiap individu yang ada di team. Keberhasilan team dipengaruhi oleh performance dari masing masing individu.

Ada suatu konsep yang menarik tentang style of leadership. Kita beri nama : 16 silinder mesin high performance. Bayangkan tentang staf yang anda miliki, masing masing sebenarnya memiliki 16 silinder mesin kapasitas terpasang.

Tanyakan ke diri anda sebagai leader, berapa jumlah silinder yang berjalan dari masing masing individu anda saat ini?.

Apakah team anda hanya menggunakan 4 silinder atau hanya menggunakan 8 silinder. Sekarang, agar masing masing individu menjalankan secara optimal 16 silinder yang dimiliki, kita perlu mengerti 4 komponen utama yang ada di setiap individu.

Empat komponen utama tersebut adalah (membentuk 16 silinder) :

  1. Body = 3 silinder. Body berarti penampilan fisik dan kesehatan fisik dari masing masing individu
  2. Mind = 3 silinder. Mind berarti skills atau pengetahuan yang perlu dimiliki individu untuk menjalankan tugasnya.
  3. Heart = 5 silinder. Heart berarti ada rasa suka atau menyenangi pekerjaan yang dijalani, ada kiasan yang mengatakan : “love what you do and do what you love”
  4. Spirit = 5 silinder. Spirit berarti menjiwai dan ada komitmen yang kuat sekali untuk melakukan pekerjaan. “Heart”saja belum cukup untuk individu, saat datang permasalahan seringkali individu menyerah dan melarikan diri. Jika tiap individu menjiwai dan berkomitmen kuat terhadap pekerjaan yang disukai maka akan tercapai hasil pekerjaan secara extraordinary. Spirit ini yang membuat individu pantang menyerah sebesar apapun kesulitan yang dihadapi.

Body dan Mind jika digabungkan hanya memiliki 6 silinder, masih banyak leader yang hanya fokus mengoptimalkan 6 silinder ini (body and mind). Seperti dijelaskan sebelumnya, bahwa seorang leader perlu mengoptimalkan 16 silinder yang ada, terlebih penting dari body and mind adalah heart dan spirit yang masing masing memiliki 5 silinder.

Ketika anda sebagai leader dapat mengoptimalkan 16 silinder mesin diatas, anda akan terkagum dengan hasil yang akan dicapai team anda. Karena dengan masing masing individu mencapai 16 silinder mesin maka otomatis team anda akan optimal.

Kita menyebutnya tercapai suatu sinergi di team anda. Pahami hal ini : sinergi di dalam team anda adalah salah satu hal terpenting yang akan melompatkan bisnis anda ke level pertumbuhan bisnis yang tidak dapat anda bayangkan. Selamat mengoptimalkan16 silinder di team anda dan anda akan kagum dibuatnya.

 

Sumber : Antara