PAKET OUTING


RAYAENAM Outbound

Outing & Gathering Event adalah Aktivitas sela di akhir pekan atau liburan sebagai ajang keakraban dan refreshing di antara karyawan/pegawai/staff/anggota dan keluarga. Kegiatan ini dapat dirancang lebih menarik dengan sentuhan kegiatan di alam terbuka dan games bersifat “fun and refresh” di lokasi-lokasi pilihan yang jauh dari polusi dan hiruk-pikuk kota. Dengan menggunakan media alam terbuka dan permainan yang menantang dan melibatkan banyak aktivitas fisik juga strategi, maka para peserta akan memperoleh suasana refresh dan pengalaman yang menarik dan menantang untuk di implementasikan dalam menghadapi pekerjaan sehari-hari. Beberapa contoh bentuk/format program Outing & Gathering Event yang dapat dilaksanakan di antaranya Adventure Rafting, Paintball Combat Challenge, Family/Employee Day, Company Anniversary, Outdoor Competition Event, dan sebagainya.

Untuk info lebih lanjut silahkan klik disini :

RAYAENAM Training & Outing Organizer

Iklan

Outbound Training


Outbound TrainingOutbound Training adalah suatu model pelatihan SDM yang berbasis di alam terbuka (outdoor) dengan metode Experiential Learning / Lerning By Doing  (Belajar dari pengalaman) serta bermaterikan pada penekanan dalam hal pengembangan kemampuan di bidang manajemen organisasi dan pengembangan diri (personal development) yang disimulasikan melalui permainan-permainan yang secara langsung bisa dirasakan oleh peserta dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri (personal development), berpikir positif & kreatif (positive & creative thinking), rasa kebersamaan dan saling percaya (trust) serta penyegaran dan memecahkan kekakuan birokrasi.

Sasaran Program Outbound Training

  • Meningkatkan kemampuan peserta membangun tim yang kuat, pengambilan keputusan serta partisipasi resiko.
  • Meningkatkan pengalaman peserta dalam memberikan motivasi individu dan motivasi team, kepercayaan diri, kreativitas, dan pengambilan resiko.
  • Meraih perkembangan secara personal dan kelompok yang dipusatkan pada tujuan perusahaan, termasuk di dalamnya adalah rasa saling percaya dan memecahkan permasalahan.
  • Mengembangkan kualitas jiwa kepemimpinan dengan adanya efektivitas pribadi dalam keterbukaan
  • Membangun jiwa leadership individu dan leadership team.
  • Meningkatkan ketrampilan dalam membangun kerjasama kelompok (teamwork), berbagai permasalahan (problem sharing), serta memberi dan menerima hal positif (feedback).
  • Peserta Mendapatkan energi baru dan semangat baru setelah mengikuti acara outbound yang menarik, menantang dan menyenangkan.
  • Meningkatkan lebih baik produktifitas kerja, kualitas layanan, efektif dan efisien dalam bekerja.

Berikut ini adalah materi program yang digunakan dalam kegiatan Outbound Managemet Training yaitu :

  • Ice Breaking, Merupakan Games Outbound yang digunakan untuk menghilangkan ketegangan peserta dan menstimulus antusiasme peserta untuk siap mengikuti seluruh kegiatan berikutnya.
  • Goal Setting & Fun Games, Merupakan Games Outbound yang digunakan untuk membuka personal block dan menggairahkan suasana pelatihan.
  • Team Building Programs, Merupakan Games Outbound yang berkaitan dengan kemampuan personal dalam melakukan kerjasama dengan individu lain. Program pelatihan ini bertujuan agar karyawan menjadi “Team Player’ yang dapat diandalkan. Saling membantu pekerjaan, bekerjasama, pentingnya melakukan komunikasi dan membangun suatu tim yang kompak adalah tujuan dari pelatihan ini.
  • Problem Solving Programs, Merupakan Games Outbound yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menyesaikan permasalahan. Program pelatihan ini bertujuan mengasah jiwa kepemimpinan yang terdapat dalam setiap peserta outbound. Permasalahan-permasalahan yang ada perlu dihadapi oleh peserta dengan pengambilan keputusan yang baik dan berkualitas. Kepercayaan diri, kemampuan untuk memimpin kelompok, kemandirian dan kemampuan untuk menerima usulan dari orang lain akan digali dan dipelajari sebagai suatu bekal dalam kepemimpinan mereka di kehidupan sehari-hari.
  • Effective Communication Programs, Merupakan Games Outbound yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan komukasi yang meliputi : komunikasi efektif, kemampuan mendengarkan dan memahami pendapat orang lain, serta pengeksplorasian gagasan.
  • Synergy Programs, Merupakan Games Outbound yang digunakan untuk menyadarkan betapa pentingnya setiap bagian dalam sebuah perusahaan atau organisasi. Program pelatihan ini untuk menyatukan peserta yang telah dibagi dari beberapa kelompok menjadi 1 kekuatan team yang sejati.
  • Commitment Building Programs, Mencapai hasil yang maksimal dari setiap visi dan misi yang telah dibuat baik secara individu maupun organisasional adalah tidak mungkin terlebih dahulu memikirkan strategi perencanaan dan membuat kesepakatan bersama-sama.

Additional Program untuk Outbound Training

  • Paintball Games (War Game), Paintball Games (Simulasi Tempur) adalah  salah satu metode pelatihan team building yaitu metode yang menitik beratkan pada kerjasama, keberanian, kepemimpinan, kreatifitas, komunikasi, serta pemecahan masalah dalam kegiatan fisik yang menggembirakan dan menyehatkan.
  • Rafting (Arung Jeram), Rafting atau Arung jeram adalah suatu aktifitas pengarungan bagian alur sungai yang berjeram/riam, dengan menggunakan wahana tertentu. Pengertian wahana dalam pengarungan sungai berjeram / riam yaitu sarana / alat yang terdiri dari perahu karet, kayak, kano dan dayung. Tujuan berarung jeram bisa dilihat dari sisi olah raga, rekreasi dan ekspedisi.Jadi dengan demikian kita dapat definisikan bahwa olah raga Arung Jeram (White Water Rafting) merupakan olah raga mengarungi sungai berjeram, dengan menggunakan perahu karet, kayak, kano dan dayung dengan tujuan rekreasi atau ekspedisi.
  • Motivation Training (In House Training), Semua individu termasuk anda, pasti membutuhkan motivasi untuk mendapatkan prestasi yang terbaik. Demikian pula semua karyawan pada perusahaan anda pasti membutuhkan motivasi untuk membantu perusahaan mencapai kinerja optimal sehingga dapat mencapai target. Kami akan merancang materi pelatihan (indoor) yang interaktif dan berdampak positif untuk memberikan motivasi terbaik agar perusahaan anda memperoleh hasil terbaik.

Untuk Anda yang ingin mengadakan/menyelenggarakan kegiatan Outbound Training Team Building Activities di Jawa Timur,

silahkan menghubungi kami :

RAYAENAM Outbound Training & Outing Organizer

(Team Building Activities Provider)

Marketing Hotline : 081357225708, 0817585446, 085850980509, 082301831974, 0817585446

Email : info.rayaenam@gmail.com

 

Jenis Arus Dalam Arung Jeram


  • Edy atau edies adalah kondisi air yang tenang di pinggir sungai. Edy terbentuk karena adanya batuan, belokan dipinggir sungai ataupun pada ujung hilir delta sungai atau  ada batuan besar di pinggir sungai. Adanya batuan tersebut mencegah arus besar melewati jalurnya sehingga air tenang. Penjelasan mudahnya jika biasanya arus mengalir dari hulu ke hilir maka arus edy mengalir dengan arah yang berkebalikan yaitu dari hilir ke hulu. Tidak hanya itu, pada ujung hulu, aliran ini tertahan oleh batuan besar/ halangan lain misalnya pondasi kaki jembatan di tengah sungai atau bibir sungai itu sendiri (pada belokan sungai). Edy banyak dimanfaatkan untuk istirahat, parkir perahu, karena bentuk alirannya yang berlawanan arah dan adanya penahan pada ujung aliran membuat perahu tidak terus hanyut ke hilir.
  • Drop, terbentuk karena terjadi penurunan dasar sungai seperti bentuk tangga/undak menurun pada dasar sungai tetapi tidak terlalu besar. Jika beda ketinggiannya terlalu besar (seperti air terjun kecil maupun besar) disebut hidrolik, dan ini bisa berbahaya karena ada tekanan besar ke dasar sungai sebelum aliran dilemparkan lagi ke permukaan terus ke hilir. Aliran ini dapat membuat perahu tersedot ke dalam air.
  • Double drop, terbentuk karena arus sungai melewati atau melampaui batuan besar. Disebut double drop karena bentuk arus yang menyerupai terjunan besar dan berurutan. Double drop dapat membuat perahu kehilangan keseimbangan. Jika perahu tanpa kayuhan melalui double drop yang besar, perahu bisa tertarik terus (tertahan) dan tidak bisa keluar. Untuk dapat melewati double drop dengan aman dan nyaman, para rafter harus mengikuti perintah skipper atau pemandu sungai.
  • Standing wave, arus yang bentuknya menyerupai gelombang laut. Meski tidak besar dan tinggi namun dapat memaksa perahu melompat-lompat dan mengayun ke depan dan ke belakang. Arus semacam ini akan lebih seru jika dilalui dari depan, namun demikian banyak harus dihindari bila datangnya dari arah samping, karena besar kemungkinan menyebabkan perahu terbalik. Arus semacam ini tetaplah liar karena jarak dan irama gelombang yang tak terukur. Saat perahu masuk jeram sempit, arus yang dibentuk oleh benturan-benturan dinding sungai atau batuan besar di kanan kiri jalur, akan sangat mengasyikkan meski harus tetap diwspadai, contohnya Jeram Budil Progo Bawah dan Jeram Godbless Pekalen Bawah. Standing wave yang rata dan panjang dapat dinikmati di Sungai Serayu dan Progo Bawah saat musim hujan tiba. Jika perahu jatuh di kawasan standing wave, yang paling penting untuk diperhatikan adalah tidak panik. Prinsip yang tetap harus dipegang adalah membelakangi arus dan kaki dinamis.
  • Turbulence, merupakan gelombang berpusar di bawah permukaan air yang biasanya terbentuk karena kedalaman sungai yang dihiasi batuan besar atau jatuhnya air dari ketinggian sebelumnya, misal air terjun atau air jatuh dari dam. Pusaran air akan menyedot perahu jika perahu tidak mempunyai daya dorong ke depan. Oleh karenanya, “dayung kuat” adalah perintah skipper untuk menghindari jebakan turbulensi di bawah jeram. Jebakan turbulensi cukup berbahaya jika para rafter terjatuh di dalamnya, karena biasanya badan tidak bisa keluar dari jebakan ini. Jeram akan terus menyedot badan perahu, sehingga sebaiknya para rafter justru harus mengikuti arus bawah dan jangan dilawan. Kemudian buat formasi bola, yaitu tekuk tubuh dalam-dalam, setiap orang saling memegang dan merangkul sehingga membentuk bola hingga perahu terdesak ke dasar sungai. Begitu mendapat pijakan, langsung jejakkan perahu ke atas sekuat mungkin agar menuju permukaan.
  • Undercut, merupakan arus memotong yang sangat ditakuti di setiap kegiatan arung jeram, meski para rafter tidak selalu menemuinya di semua sungai. Banyak yang berpendapat bahwa apapun yang masuk ke dalam arus undercut tidak akan bisa keluar, termasuk manusia. Di permukaan undercut terlihat seperti pusaran ringan, namun sebenarnya arus ini berputar cukup keras di bagian dalam. Di lapangan, bentuk spesifik undercut sulit untuk diprediksi kecuali ketika sungai surut atau kering. Selain turbulensi arus yang kuat, faktor lain yang membuat perahu sulit keluar dari undercut adalah adanya halangan berupa akar pohon (jika letaknya di pinggir sungai), tonjolan-tonjolan batu tak beraturan, dan entrapment (jebakan). Bentuk undercur yang dalam dan panjang sering disebut saringan karena benda apa pun yang masuk ke dalamnya, sekalipun bisa keluar, akan keluar dalam bentuk serpihan-serpihan seperti habis dicincang. Namun bila terjebak di arus undercut yang tidak terlalu dalam, para rafter bisa keluar dengan menggunakan teknik bola atau renang hole.

SEJARAH PAINTBALL


Sejarah Paintball

Paintball dimulai pada awal tahun 1970-an, ketika itu pistol paintball digunakan sebagai alat untuk menandai pohon-pohon dan ternak. Charles Gaines, Noel dan Bob Hayes Gurnsey adalah orang pertama untuk memikirkan sebuah cara baru untuk menggunakan senjata.

Pada tahun 1981, dua belas teman-teman mereka memainkan permainan paintball rekreasi pertama menggunakan senjata paintball industri ini dari Nelson Cat Perusahaan pada lapangan berukuran lebih dari 100 hektar (tanpa masker atau alat pengaman!).

Paintball masih merupakan olahraga yang sangat muda dengan sejarah yang sangat pendek dibandingkan dengan olahraga lainnya. Pada 1974, James Hale dari Daisy Manufacturing dirancang dan dipatenkan pistol paintball asli, yang tidak diciptakan untuk rekreasi atau olahraga ekstrim, namun, senjata paintball, yang Nelspot 007, diciptakan untuk menandai pohon-pohon dan ternak untuk industri kehutanan dan pertanian . Mereka memainkan permainan menarik menangkap bendera di hutan New Hampshire berikut adalah beberapa beroleh bagian dalam permainan ini:

• Hayes Noel, ia pialang saham.
• Bob Gumsey, sebuah olahraga barang pengecer.
• Charles Gaines, yang menulis untuk mencari nafkah.
• Ritchie Putih, pemenang dari permainan paintball pertama.

Tanpa menembakkan satu tembakan, Ritchie memenangkan pertandingan awal menangkap bendera.

Pada 1980-an

1980-an bisa dibilang awal yang indah dengan olahraga ini diakui banyak peristiwa yang terjadi. . Ini dirancang secara eksklusif paintball gun pertama untuk bermain olahraga itu adalah Splatmaster, yang diciptakan oleh Robert G Shepherd pada tanggal 30 Juli 1985. . Ini pelet itu mudah dicuci dengan air dan sabun, yang sebaiknya dibuat cocok untuk olahraga. Mr Skogg bekerja untuk Nelson Paint Perusahaan dan penemuan ini menjadi resep untuk paintballs Nelson.

Pada 1990-an

Pada 1990-an, paintball punya perkembangan besar-besaran meningkatkan popularitas olahraga ini ekstrim dengan elektro-pneumatik paintball gun pertama yang sangat, yang jijik, diproduksi. Ini-tekanan operasi rendah dan efektivitas telah berkembang menjadi mekanisme standar baru dalam senjata paintball. Pada tahun 1993, peristiwa lain memiliki pengaruh massa terhadap pertumbuhan paintball, National Profesional Paintball League (NPPL) “DC Piala” disiarkan live di ESPN dari Washington. Pada tahun 1996, paintball dinaikkan menjadi yang paling populer olahraga ekstrim ketiga dengan turnamen dimainkan di lebih dari 60 negara.

Oleh karena itu apabila anda ingin merasakan pengalaman paintball silahkan klik DISINI !