9 Sungai Paling Menantang Untuk Arung Jeram di Indonesia


pekalenPenghobi Rafting Wajib Cobain Jeram-jeram ini

Arung Jeram atau bahasa kerenya Rafting, adalah sebuah aktifitas yang memadukan unsur petualangan adventure, edukasi, olah raga dan rekreasi dengan mengarungi alur sungai yang ber “jeram” menggunakan media boot karet, dayung, kayak, dan kano.

Selain menguji nyali, aktifitas rafting juga beresiko, namun asal mengikuti intruksi yang di berikan pemandu, maka semua akan aman. namun selain nyali, kondisi fisik yang prima juga sangat di sarankan untuk dijaga agar bisa melewati tiap rintangan yang ada.

Di Indonesia sendiri banyak sekali sungai yang bisa di manfaatkan untuk olahraga ekstream seperti ini. Dan berikut ini adalah 9 sungai di Indonesia yang sering di gunakan untuk olahraga Arung Jeram:

1. Sungai Citarik – Sukabumi

Jalur dengan bebatuan besar menjadi ciri khas dari Sungai Citarik. Terdapat paket dengan jarak bervariasi, dari 5 km, 9 km, 13 km, hingga yang terjauh 17 km. Harga dan fasilitas berbeda oleh setiap penyelenggara jasa rafting.

2. Sungai Pekalen – Probolinggo

 

Jeram Sungai Pekalen memiliki grade II sampai III+, masih dalam batas aman bagi pemula dengan pemandu.

Rafting Pekalen dibagi menjadi 3 bagian untuk rafting, ada Pekalen Atas, Pekalen Tengah dan Pekalen Bawah. Jarak dari trip rafting berbeda. Untuk Pekalen Atas tripnya 12 km, Pekalen Tengah 7 km dan Pekalen Bawah 10 km. Anda dapat melihat 10 air terjun hingga Gua Kelelawar.

3. Sungai Citatih – Sukabumi

Jeram Sungai Citatih terletak di Desa Bojongkerta, Kab Sukabumi. Sungai Citatih masuk ke dalam grade III – IV. Tidak mudah, kuncinya dengarkan aba-aba dari pemandu berpengalaman.

Terdapat tiga paket jeram berbeda dengan jarak 9 km, 12 km, hingga 21 km. Sungai Citatih memiliki lebih dari 20 jeram yang memiliki keunikan masing-masing. Selama rafting, Anda akan disuguhi langsung oleh pemandangan alam, biawak di pinggir sungai, sampai penduduk asli di tepi sungai.

4. Sungai Elo – Magelang

Jeram Sungai Elo terletak di Magelang. Untuk tingkat kesulitannya Jeram ini sedikit lebih mudah. Sungai Elo memiliki jarak 12 km dengan grade II sampai III yang cocok bagi pemula.

Rafting akan memakan waktu antara 2,5 sampai 3 jam perjalanan. Jeram-jeram di sekitar kelokan dan turunan Sungai Elo menciptakan sensasi dan adrenalin yang cukup liar. Pemandangan Gunung Merbabu dan Merapi menghiasi pemandangan di sekeliling Sungai Elo.

5. Sungai Alas – Aceh

Aceh memiliki salah satu lokasi arung jeram yang menantang bernama Sungai Alas. Aliran sungai ini membelah Taman Nasional Gunung Leuser, NAD. Dengan grade III – IV, Sungai Alas tidak cuma memiliki arus yang deras, tapi juga belokan-belokan tajam yang memacu adrenalin.

Kalian yang masih pemula bisa mengarungi Sungai Alas mulai dari Muarasitulan di Kota Kutacane sampai Kota Gelombang. Sementara kamu yang sudah lihai bisa menjajal rute mulai dari Angusan. Kamu akan disuguhi pemandangan alami yang indah di sepanjang sungai, bahkan bisa berpapasan dengan satwa liar yang sedang minum di tepi sungai.

6. Sungai Asahan – Sumatera Utara

Sungai Asahan yang terletak di Sumatera Utara ini adalah sungai yang menantang untuk berarung jeram. Tingkat kesulitan yang mencapai grade IV – V membuat sungai ini sering dijadikan sebagai tempat pertandingan arung jeram tingkat nasional maupun internasional. Bahkan, Sungai Asahan disebut-sebut sebagai tempat berarung jeram terbaik ketiga di dunia, setelah Zambesi di Afrika dan Sungai Colorado di Amerika Serikat.

Dengan titik start dari Desa Tangga, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, kamu mesti menyusuri sungai yang berarus deras dan medan yang sulit sejauh 22 kilometer.

7. Green Canyon – Pangandaran

Green Canyon merupakan obyek wisata sekaligus body rafting di Pangandaran, Jawa Barat. Berbeda dengan rafting pada umunya, pengunjung dituntut untuk melakukan body rafting di atas batu karang menggunakan jaket pelampung untuk kembali ke perahu.

Di samping air warna hijau khas Green canyon, Anda juga dapat menikmati sampai memanjat tebing di sekelilingnya dan melompat dari tas batu yang tinggi. Seakan jantung ketinggalan di atas!

8. Sungai Ayung – Ubud

Wisata arung jeram Sungai Ayung ada di Desa Payangan, Ubud. Sungai Ayung sudah cukup lama dikenal sebagai lokasi arung jeram menarik dan terkenal di Bali.

Sungai Ayung adalah sungai terpanjang di Pulau Bali yang mempunyai panjang jalur arung jeram sampai 12 kilometer, dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Uniknya, Anda bisa berfoto foto-foto dengan background ukiran pada batu batu di pinggir sungai dengan panjang hingga ratusan meter.

9. Sungai Serayu – Banjarnegara

 

Jeram sungai Serayu terletak di Kec Sigaluh, Kab Banjarnegara. Jeram di sungai Serayu ini cukup memacu adrenalin, hanya saja masih belum begitu populer di kalangan pecinta rafting.

Sungai Serayu berhulu di Kabupaten Wonosobo dan bermuara di Cilacap dengan jarak tempuh 18 km. Di dalam perjalanan selain disuguhi pemandangan yang menakjubkan, terdapat hamparan persawahan, dan sungai yang masih bersih.

sumber : travel.detik.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s